Program Keluarga Harapan | Berita | Program Keluarga Harapan

Berita

Bahasa |  English  

SETENGAH ABAD WUJUD NYATA WIRAUSAHA SOSIAL

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Partisipasi Masyarakat

Jakarta (14/7) - Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat mewakili Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan pada peluncuran Buku \′Palugada, Hajat Setengah Abad Bina Swadaya\′ sekaligus puncak perayaan HUT Ke 50 Bina Swadaya yang telah berdiri sejak tahun 1967.

Pada kesempatan tersebut Mensos berpesan agar kiprah Yayasan Bina Swadaya sebagai salah satu LSM yang bergerak dalam bidang sosial dengan membantu para petani dalam pengembangan agrobisnis, telah berhasil membantu menyelesaikan masalah-masalah sosial dengan cara yang kreatif secara konsisten selama 50 tahun dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

\"Sudah sewajarnya pemerintah mengapresiasi buku \′Palugada, Hajat Setengah Abad\′, yang berisi tentang kunci keberhasilan Bina Swadaya dalam wujud semangat keteguhan menjaga visi dan misi yang dijalankan oleh manusia-manusia bersumber daya yang tangguh, kemandirian lembaga melalui wirausaha sosial dan kemampuan mengikuti dinamika dan perkembangan jaman. Ini merupakan wujud pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan partisipasi masyarakat.\"

Menurut Mensos, pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial. Konsep ini mencerminkan paradigma pembangunan yang berorientasi pada masyarakat, mengedepankan partisipasi, dan bersifat sustainable (berkelanjutan).

Pendekatan yang dapat dilakukan yaitu :
1. Prakarsa dan proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat harus diletakkan pada masyarakat sendiri;

2. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola dan memobilitasikan sumber-sumber yang ada untuk mencukupi kebutuhannya;

3. Mentoleransi variasi lokal, sehingga sifatnya fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi lokal;
Pendekatan yang dapat dilakukan dalam rangka pemberdayaan, yaitu:

4. Menekankan pada proses social learning;

5. Proses pembentukkan jaringan lintas pihak yang melibatkan birokrasi, perguruan tinggi, dunia usaha, LSM, sampai satuan-satuan organisasi tradisional masyarakat yang mandiri.

Di akhir sambutannya, Harry Hikmat sekali lagi mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Bina Swadaya yang ke 50.

Acara dilanjutkan dengan penganugerahan Trubus Kusala Swadaya kepada para penggiat kewirausahaan sosial. Salah satunya inovasi bambu yang diterima oleh perwakilan Kelompok Bamboo Community dan Kelompok Hysteria yang diserahkan oleh Ketua Pengurus Bina Swadaya, Prof Dr Paulus Wirutomo dan Ketua Pembina Bina Swadaya, Bambang Ismawan.

Sedangkan Penganugerahan Khusus, diserahkan langsung oleh Harry Hikmat kepada perwakilan dari Flores NTT yang bergerak dalam kewirausahaan sosial yang terhimpun oleh para wanita-wanita di Desa Adonara yang telah 15 tahun menjadi binaan Yayasan Bina Swadaya. Dengan memberdayakan sistem barter, ibu-ibu di Desa Adonara merasa dimudahkan dalam melakukan transaksi, barter dapat berupa sapu lidi, tenun ikat, hingga kelapa untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. (OHH/Linjamsos)

 Berita Internal Terbaru


 Arsip Berita



Kantor Pelaksana PKH Pusat

Gedung D Kementerian Sosial RI

Jl. Salemba Raya No.28, Jakarta Pusat

+6221 3103591 (ex.2446)

Fax : +6221-3147474, 3925153

E-mail : pusat@pkh.kemsos.go.id